Jenis-Jenis Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta Manfaatnya

jenis tanaman obat keluarga

 

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan jenis tanaman obat-obatan yang dapat dibudidayakan di rumah. Apa saja jenis-jenisnya, ya? Mari cari tahu lewat artikel ini!

Pernahkah Absurders memiliki penyakit yang tidak kunjung sembuh? Selain melakukan pengobatan medis, tidak ada salahnya untuk mulai mencoba mengatasinya dengan pengobatan herbal. Beberapa penyakit ternyata dapat disembuhkan dengan pengobatan herbal, loh! Hal ini karena pengobatan herbal berasal dari jenis-jenis tanaman obat yang merupakan bahan-bahan alami. Bukan bahan kimia yang memiliki efek samping bagi tubuh.

Sumber obat herbal juga mudah didapatkan karena biasanya tumbuh di lingkungan sekitar kita. Berbagai jenis tanaman obat tersebut diolah sedemikian rupa, sehingga menjadi obat herbal yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Yuk, kita cari tahu lebih lanjut mengenai apa itu tanaman obat serta jenis-jenisnya yang dapat kita budidayakan di rumah!

Apa itu Tanaman Obat? 

Absurders, tahukah kalian apa itu tanaman obat? Tanaman obat atau yang sering dikenal sebagai apotek hidup adalah  jenis tanaman yang sebagian atau bahkan seluruh kandungannya dapat dimanfaatkan. Tanaman obat dapat diolah menjadi bahan, obat, bahkan ramuan yang berkhasiat untuk mengobati penyakit. Selain itu, tanaman obat juga dapat membantu menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh kita.

Berbagai tanaman obat dapat tumbuh di Indonesia. Melansir dari balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id, Balai Penelitian dan Pengembangan Baturaja berhasil menginventarisasi kurang lebih 98 jenis tanaman obat. 

Jenis-Jenis Tanaman Obat

Jenis-jenis tanaman obat yang ada di dunia sangat banyak dan tidak bisa diketahui pastinya. Beberapa peneliti memperkirakan bahwa spesies tanaman yang telah digunakan sebagai obat, sekitar 13.000 spesies. Jenis-jenis tersebut telah banyak digunakan sebagai obat tradisional di berbagai wilayah di seluruh dunia. Selain data tersebut, dunia kedokteran mencatat sekitar 20.000 jenis tanaman obat yang dikenal dunia. Di luar catatan tersebut, diperkirakan masih ada sekitar 70.000 spesies tumbuhan yang mungkin digunakan sebagai bahan obat. 

Baca Juga: Khasiat Buah Bidara bagi Kesehatan!

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) 

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) secara umum merupakan jenis tanaman obat yang tumbuh atau sengaja ditanam di pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan akan obat-obatan bagi lingkup keluarga. Berikut beberapa jenis tanaman obat keluarga (TOGA) beserta manfaatnya berdasarkan jurnal Pemanfaatan Hasil Tanaman sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). 

1. Alang-Alang (Imperata cylindrical L.)

Alang-alang termasuk jenis tanaman obat keluarga yang bermanfaat untuk penyakit susah buang air besar (BAB) dan badan yang selalu merasa sakit. Cara meracik atau mengolah alang-alang adalah dengan menumbuk 9 akar alang-alang. Hasil tumbukan tersebut kemudian kita beri air untuk diperas dan disaring. Air sari dari saringan kemudian boleh langsung diminum. Selain cara tersebut, dapat juga dilakukan dengan merebus akar alang-alang. Air hasil rebusan alang-alang kemudian bisa diminum. 

2. Bandotan (Ageratum conyzoides)

Bandotan adalah jenis tanaman obat yang bermanfaat untuk mengobati gatal dan kurap. Cara meraciknya dengan mengambil 3 pucuk bandotan dicampur kapur sirih secukupnya. Kemudian digosokkan pada bagian tubuh yang gatal atau kurap. Selain itu, bandotan juga bermanfaat untuk mengobati batuk. Caranya dengan mengambil 3 pucuk bandotan yang kemudian dihaluskan. Setelah itu, bandotan yang telah halus diperas dan disaring. Air hasil saringan tersebut diminum sebanyak 2 kali sehari. 

3. Iler (Coleus scutellarioides)

Iler adalah obat demam yang berasal dari jenis tanaman obat keluarga. Cara meraciknya yaitu dengan mengambil pucuk atau daun secukupnya, lalu ditumbuk. Hasil tumbukan tersebut kemudian diperas dan airnya dapat diminum. Ampas sisa perasan juga dapat ditempelkan pada dahi atau dada yang sakit. 

4. Jahe (Zingiber officinale Rosc)

Jahe adalah jenis tanaman obat keluarga yang banyak mengandung manfaat. Di antaranya untuk mengobati masuk angin, batuk, hingga sakit gigi. Cara meraciknya yaitu dengan diambil 1 ruas jahe, kemudian ditumbuk atau diparut. Hasil parutan tersebut kemudian diperas, disaring, tambahkan sedikit gula, lalu diminum. Sementara itu, cara meracik jahe sebagai obat sakit gigi adalah dengan mengambil 1 ruas  jahe, kemudian tumbuk halus. Hasil tumbukan tersebut ditempelkan pada gigi yang sakit. 

5. Jambu Biji (Psidium guajava L.)

Jambu biji adalah obat sakit perut dan diare yang termasuk dalam kategori tanaman obat keluarga. Cara meraciknya adalah dengan mengambil 3-9 pucuk jambu biji, ditumbuk, lalu diperas dan disaring, airnya kemudian diminum.

6. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)

Jeruk nipis adalah tanaman obat keluarga yang bermanfaat untuk mengobati batuk. Cara meraciknya adalah dengan mengambil 3 buah jeruk nipis, diperas, lalu airnya disaring, dan tambahkan sedikit gula. Air tersebut kemudian diminum. 

7. Kunyit (Curcuma domestica L.)

Kunyit merupakan jenis tanaman obat keluarga yang bermanfaat mengobati batuk, flu, dan sakit perut. Cara meraciknya adalah dengan diambil 3 buah rimpang kunyit, kemudian ditumbuk atau diparut. Hasil parutan kunyit kemudian disaring, ditambahkan satu buah kuning telur dan sedikit gula, lalu diminum.

8. Mentimun (Cucumis sativus)

Tanaman obat keluarga yang dapat mengobati darah tinggi adalah mentimun. Cara meraciknya adalah dengan memakan mentimun 1-2 buah setiap hari. 

9. Sirsak (Annona muricata)

Sirsak adalah buah yang juga dapat dimanfaatkan sebagai obat. Manfaat sirsak adalah untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi. Cara meraciknya adalah dengan mengambil 7 atau 9 lembar daun sirsak. Daun tersebut kemudian direbus hingga mendidih. Air hasil didihan daun sirsak dapat diminus setiap hari. 

10. Lengkuas (Alpinia galanga)

Lengkuas termasuk tanaman obat keluarga yang bermanfaat untuk mengobati rasa nyeri dan sakit akibat peradangan, meningkatkan kesuburan pada pria, dan melawan infeksi. Hal ini dikarenakan lengkuas mengandung galangin, flavonoid dan beta sitosterol yang bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, lengkuas juga mengandung nutrisi lain, seperti zat besi, vitamin A dan C, karbohidrat, serta serat.

Itulah jenis-jenis tanaman obat keluarga (TOGA) yang berkhasiat dan mudah dibudidayakan di rumah. Gimana? Apakah kalian tertarik meracik obat dari jenis-jenis tanaman tersebut? Selamat mencoba! 

 

Penulis: Umi Amanah

Referensi:

Agromedia, Redaksi. Buku Pintar Tanaman Obat: 431 Jenis Tanaman Penggempur Aneka Penyakit. Jakarta: Agromedia, 2008.

Azizah, Lely. “Apa Itu Tanaman Obat: Sejarah, Jenis-jenis, dan Manfaatnya.” https://www.gramedia.com/. Dikases pada 18 Desember 2022. https://www.gramedia.com/best-seller/tanaman-obat/

Balai Litbang Baturaja Kemenkes RI. “Tanaman Obat.” https://www.balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id/. Diakses pada 18 Desember 2022. https://www.balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id/i-tanaman-obat

Harefa, Darmawan. “Pemanfaatan Hasil Tanaman Sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA).” Madani: Indonesian Journal of Civil Society 2.2 (2020): 28-36.

Savitri, Astrid. Tanaman Ajaib! Basi Penyakit dengan TOGA (Tanaman Obat Keluarga). Jakarta: Bibit Publisher, 2016.

Sumber Gambar:

Foto ‘Jahe’. Fotografer: jcomp [Daring]. Tautan: https://www.freepik.com/free-photo/honey-lemon-ginger-juice-food-beverage-products-from-ginger-extract-food-nutrition-concept_10400612.htm#query=ginger&position=1&from_view=search&track=sph. Diakses pada 18 Desember 2022.