Jenis Hama Tanaman dan Cara Membasminya

Jenis Hama Tanaman

Absurders, siapa sih yang tak kesal dengan hama? Hama adalah musuh bagi banyak orang, terutama bagi penyuka atau pengelola tanaman. Hal ini karena hama dapat menyebabkan berbagai macam penyakit pada tanaman. 

Berdasarkan buku “Diktat dasar-dasar ilmu hama tanaman“, penyebab sakitnya suatu tanaman dikarenakan infeksi jasad renik, seperti virus, jamur, dan bakteri. Selain itu, juga dapat dikarenakan kondisi fisik/abiotik yang tidak sesuai, seperti suhu kering dan basah.  

Secara umum, hama dapat dikategorikan sebagai salah satu faktor yang mengakibatkan kegagalan atau gangguan pertanian dan perkebunan yang dikelola oleh manusia. Hal ini karena keberadaan hama akan merusak tanaman, baik daun, batang, buah, maupun akarnya. 

Pengetahuan mengenai jenis-jenis hama dan cara membasminya perlu diketahui oleh setiap orang yang akan atau sedang mengelola suatu sistem pertanian. Oleh sebab itu, berikut akan disajikan beberapa jenis hama yang biasanya menyerang tanaman di sekitar dan cara membasminya. 

Belalang 

Belalang merupakan salah satu jenis hama yang sangat meresahkan. Hama ini memiliki banyak jenis, contohnya belalang patanga kembara, belalang sembah, belalang daun, dan masih banyak lagi. 

Jenis hama belalang ini sangat sering ditemui menyerang tanaman padi, jagung, pisang, dan kacang tanah. Belalang beraktivitas pada siang hari, hidup di rerumputan, serta menyukai tempat yang kering dan panas. 

Bentuk tubuh belalang ramping, memiliki antena yang pendek, warnanya coklat, di tengah punggungnya memanjang garis berwarna krem, dan memiliki sayap depan berbintik-bintik, sedangkan sayap belakang berupa membrane berwarna kre ketika dibentangkan. 

Cara membasmi hama belalang dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya penanaman penutup tanah, sehingga belalang tidak dapat meletakkan telurnya di permukaan tanah. Menerapkan sistem pola tanaman sela. Misalnya, menanam kacang-kacangan yang bertujuan mengantisipasi perkembangan belalang. Selain itu, bisa juga dilakukan dengan menangkap belalang dengan jaring skala besar. 

Ulat 

Jenis ulat yang menjadi hama tanaman paling banyak adalah ulat daun dan ulat grayak. Hama ulat ini sering ditemukan menyerang tanaman sawi-sawian dan kedelai. Hal ini karena sawi-sawian merupakan jenis tanaman yang dominan akan daun, sehingga ulat sangat senang untuk memakan daun-daun sawi. Aktivitas ulat ketika memakan daun adalah malam hari. 

Hama ulat daun dan ulat grayak tentunya menjadi musuh bagi petani, misalnya petani sayur. Beberapa cara dapat dilakukan untuk membasmi hama ulat daun dan ulat grayak. Contohnya dengan menggunakan pupuk insektisida dengan kadar penggunaan yang tepat, memupuk tanaman dengan pestisida alami seperti menggunakan ekstrak daun jeruk nipis, membersihkan tanaman dari telur ulat dan kepompong, serta melakukan pengamatan secara rutin terhadap tanaman. 

Tikus 

Tikus adalah hama tanaman yang paling besar dampaknya terhadap hasil produktivitas pertanian. Hal ini karena hama tikus paling banyak menyerang tanaman padi. Tanaman padi adalah sumber pangan terbesar masyarakat Indonesia. Serangan hama tikus pada tanaman padi tentunya dapat mengganggu kestabilan pangan nasional. Oleh sebab itu, membasmi hama tikus sangat perlu dilakukan terutama oleh para petani penanam padi. 

Melansir fp.unila.ac.id, terdapat tiga cara membasmi hama tikus, yaitu manual, mekanis, dan elektrik. 

  1. Membasmi hama tikus secara manual dilakukan dengan cara membersihkan saluran-saluran air, menghilangkan penumpukan jerami di lahan sawah, penggunaan musuh alami seperti burung hantu, dan menggunakan orang-orangan sawah. 
  2. Membasmi hama tikus secara mekanis dilakukan dengan menggunakan alat semprot api untuk menyasar lubang-lubang tikus yang perlu mendapat persetujuan pemilik lahan terlebih dahulu, dan menggunakan perangkap racun tikus pada sudut-sudut yang dianggap menjadi sarang tikus. 
  3. Membasmi hama tikus secara elektrik dilakukan dengan menggunakan sengatan listrik bersuara ultrasonic dan cahaya yang dapat digunakan untuk menyinari lahan. Hal ini dapat menurunkan aktivitas tikus yang senang beraktivitas di malam hari. 

Wereng

Wereng adalah jenis hama selain tikus yang menyerang tanaman padi. Hama ini termasuk dalam kategori serangga kepik yang terbang dan memiliki kebiasaan menghisap cairan pada tanaman. Jenis hama wereng dibagi menjadi tiga, yaitu hama wereng hijau, hama wereng punggung putih, dan hama wereng coklat. 

Adapun jenis hama wereng yang sangat merusak tanaman padi adalah wereng coklat. Hama ini bergerak dalam jumlah banyak dan mampu berpindah-pindah pada tempat yang jauh. Serangan hama wereng pada tanaman terjadi sangat cepat, sehingga kerusakan yang diakibatkan sangat buruk. 

Cara membasmi hama wereng dilakukan dengan pengendalian hayati atau menggunakan bahan kimia. Melansir https://diperta.tulungagung.go.id/, pengendalian hayati terhadap hama wereng pada tanaman lebih ramah lingkungan, bila dibandingkan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif. 

Membasmi hama wereng secara hayati dilakukan dengan inundasi. Inundasi adalah memasukkan agen hayati dari luar dengan sengaja pada tanaman untuk mengendalikan hama. Cara ini dapat dilakukan dengan penggunaan cendawan Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae sebagai agen hayati. 

Baca Juga: Jenis-Jenis Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Manfaatnya

Lalat Buah 

Seperti namanya, lalat buah merupakan hama yang menyerang buah. Populasi hama ini sangat banyak di Indonesia karena sebanding dengan populasi tanaman buah yang banyak. Lalat buah akan merusak daging buah. Biasanya, tanaman buah yang diserang hama ini memiliki buah berkulit tipis dan daging buah yang lunak, misalnya tomat. 

Tanaman buah yang terserang hama lalat buah biasanya ditandai dengan adanya noda-noda kecil berwarna hitam. Selain itu, juga terdapat larva-larva kecil ketika buah dibelah. 

Membasmi hama lalat buah dapat dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya melakukan pembungkusan buah, melakukan pemanenan awal sebelum terjangkit lalat buah, melakukan pemasangan perangkap lalat buah, dan menggunakan predator alami seperti laba-laba, semut, atau kumbang. 

Absurders, itulah beberapa jenis hama tanaman yang ada di sekitar kita. Berbekal informasi ini, kalian sudah dapat mencegah hama yang akan menyerang tanaman. Semoga tips membasmi hama yang diberikan, bisa membantu kalian apabila berbagai hama tersebut menyerang tanaman kalian. 

Penulis: Umi Amanah

Referensi:

Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung. “Pengendalian Hama Wereng Secara Terpadu Pada Tanaman Padi.” https://diperta.tulungagung.go.id/. Diakses pada 28 Desember 2022. https://diperta.tulungagung.go.id/index.php/berita/10-pengendalian-hama-wereng-secara-terpadu-pada-tanaman-padi-2 

Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2020. “Pengendalian Hama Tikus pada Tanaman (Teknologi Pengusir Hama Tikus di Lahan Pertanian). https://fp.unila.ac.id/. Diakses pada 27 Desember 2022. https://fp.unila.ac.id/pengendalian-hama-tikus-pada-tanaman-teknologi-pengusir-hama-tikus-di-lahan-pertanian/ 

Iqbal, Muhamad. “10+ Hama Tanaman dan Cara Mengendalikannya. https://lindungihutan.com/. Diakses pada 27 Desember 2022. https://lindungihutan.com/blog/hama-tanaman-dan-cara-mengatasinya/ 

Untung, Kusumbogo. “Diktat dasar-dasar ilmu hama tanaman.” Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta (2010).

Sumber Gambar:

https://www.freepik.com/free-photo/brown-caterpillar-green-leaf_9867329.htm#page=2&query=caterpillar&position=20&from_view=search&track=sph